VERSI PRATINJAU · Konten dan simulasi menunggu review.

BUKU SUMBER FLO ORIGIN

Angka yang bisa ditelusuri.

Setiap angka punya tempat, periode, dan sumber. Data draf belum boleh diperlakukan sebagai fakta yang sudah diverifikasi.

Harga produk selalu dari toko secara live. Harga lokal dan statistik di katalog ini berasal dari riset PRD; angka belum ditinjau aji.
DataPeriode & sumberReview
D-G01

Harga arabika dunia US$7,26/kg (≈ Rp129.800/kg)

Sep 2026

[World Bank Pink Sheet, Okt 2026](https://thedocs.worldbank.org/en/doc/74e8be41ceb20fa0da750cda2f6b9e4e-0050012026/related/CMO-Pink-Sheet-October-2026.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G02

Harga robusta dunia US$3,69/kg (≈ Rp66.000/kg)

Sep 2026

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G03

Rekor harga bulanan arabika US$9,05/kg dan robusta US$5,81/kg. Harga September 2026 sekitar 20% dan 36% di bawah rekor itu

Feb 2025

[World Bank Pink Sheet, Mar 2025](https://thedocs.worldbank.org/en/doc/18675f1d1639c7a34d463f59263ba0a2-0050012025/related/CMO-Pink-Sheet-March-2025.pdf) dan edisi Okt 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G04

Rata-rata tahunan arabika 4,54, 5,62, lalu 8,47 US$/kg; robusta 2,63, 4,41, lalu 4,86 US$/kg

2023–2025

World Bank Pink Sheet, Okt 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G05

Prakiraan arabika 7,25 dan 7,00 US$/kg; robusta 4,00 dan 3,90 US$/kg

2026 dan 2027

[World Bank, Commodity Markets Outlook Apr 2026](https://thedocs.worldbank.org/en/doc/f3138644a1e8e2bb631399ae11d6c408-0050012026/related/CMO-April-2026-Forecasts.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G06

Harga komposit ICO 287,29 sen US$/lb. Rekornya 354,32 (Feb 2025), melewati rekor lama 305,13 (Mar 1977)

Agu 2026

[ICO Coffee Market Report, Agu 2026](http://www.ico.org/documents/cy2025-26/cmr-0826-e.pdf); [edisi Feb 2025](http://www.ico.org/documents/cy2024-25/cmr-0225-e.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G07

Produksi dunia 189,7 juta karung 60 kg (rekor) dan konsumsi 179,7 juta karung

2026/27, prakiraan

[USDA FAS, Coffee: World Markets and Trade, Jul 2026](https://apps.fas.usda.gov/psdonline/circulars/2026/07/coffee.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G08

Lima produsen terbesar: Brasil 71,9; Vietnam 32,5; Kolombia 13,4; Etiopia 12,1; Indonesia 11,38 juta karung

2026/27, prakiraan

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G09

Negara produsen menerima ≤ 10% nilai ritel kopi dunia (ekspor biji hijau ≈ US$20 miliar, nilai ritel > US$200 miliar)

sekitar 2020–2022

[ICO, presentasi pasar kopi di UNCTAD, Okt 2022](https://unctad.org/node/38855)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G10

Bagian petani dari harga konsumen secangkir kopi: hingga 11,5%

data 2018

[Ruben 2023, Journal of Fair Trade](https://edepot.wur.nl/688070)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G11

12,5 juta kebun kopi kecil di dunia; 60% produksi dunia datang dari kebun di bawah 5 ha; 44% petani kopi kecil hidup dalam kemiskinan

2018/19

[Enveritas, lewat blog CARTO, Des 2019](https://carto.com/blog/enveritas-coffee-poverty-visualization)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G12

Sekitar 3 miliar cangkir kopi diminum setiap hari

2022

ICO, presentasi Okt 2022 (sumber lain menyebut 2 miliar pada 2014)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-G13

Kurs JISDOR Rp17.877 per US$ untuk konversi harga September 2026

30 Sep 2026

[Bank Indonesia, JISDOR](https://www.bi.go.id/id/statistik/informasi-kurs/jisdor/default.aspx)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-I01

Produksi Indonesia 11,38 juta karung 60 kg (≈ 683 ribu ton): robusta 10,0 juta dan arabika 1,38 juta

2026/27, prakiraan

[USDA FAS GAIN, Indonesia: Coffee Annual, Mei 2026](https://apps.fas.usda.gov/newgainapi/api/Report/DownloadReportByFileName?fileName=Coffee+Annual_Jakarta_Indonesia_ID2026-0021.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I02

Peringkat produsen dunia ke-4 (2025/26) dan ke-5 (2026/27, prakiraan); sekitar 6% produksi dunia

2025/26, 2026/27

USDA FAS, Jul 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I03

Robusta sekitar 88% dan arabika 12% dari produksi

2026/27, prakiraan

USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I04

Produksi 807,58 ribu ton dan luas kebun 1,27 juta ha (angka sementara)

2024

[Pusdatin Kementan, Analisis Kinerja Perdagangan Kopi, Des 2025](https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/31c4b01bc1ec47aa5d735e30afbd4c2f.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I05

99,40% kebun kopi adalah perkebunan rakyat; petani umumnya menggarap 1–2 ha

2022; 2026

[Kementan, Outlook Kopi 2023](https://satudata.pertanian.go.id/assets/docs/publikasi/Buku_Outlook_Kopi_2023_lengkap.pdf); USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I06

Sekitar 1,78 juta rumah tangga petani kopi (data terbaru yang ditemukan)

2016

[Ditjenbun Kementan, Statistik Perkebunan Kopi 2016–2018](https://repository.pertanian.go.id/bitstreams/0e45d134-17f0-4c18-9514-64c9c780a635/download)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I07

Lima provinsi produsen terbesar: Sumatera Selatan 26,81%, Lampung 15,08%, Sumatera Utara 11,22%, Aceh 9,18%, Bengkulu 7,26%

rata-rata 2021–2025

Pusdatin Kementan, Des 2025

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I08

Provinsi arabika terbesar: Aceh 32,02%, Sumatera Utara 31,98%, Sulawesi Selatan 12,27%

rata-rata 2018–2022

Kementan, Outlook Kopi 2023

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I09

Ekspor biji kopi 7,84 juta karung (2025/26) dan 7,0 juta karung (2026/27, prakiraan), eksportir biji ke-5 dunia

2025/26, 2026/27

USDA GAIN, Mei 2026; USDA FAS, Jul 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I10

Nilai ekspor kopi biji US$1,638 miliar, naik 76% dari 2023; volume 316.721 ton

2024

[BPS, lewat ANTARA 28 Mei 2025](https://www.antaranews.com/berita/4864081/bps-ekspor-kopi-indonesia-meningkat-7633-persen-pada-2024); Pusdatin Kementan

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I11

Tujuan ekspor menurut nilai: Amerika Serikat 18,77%, Mesir 8,70%, Malaysia 7,96%, Belgia 7,06%, Rusia 6,39%

2024

Pusdatin Kementan (data BPS)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I12

Konsumsi dalam negeri 4,83 juta karung (≈ 290 ribu ton setara biji hijau)

2026/27, prakiraan

USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I13

Pasar kedai kopi modern Indonesia sekitar US$947 juta per tahun, terbesar di Asia Tenggara

2023

[Momentum Works, lewat The Low Down](https://thelowdown.momentum.asia/new-report-southeast-asia-spends-us3-4-billion-on-modern-coffee-in-2023/)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I14

Indikasi Geografis (IG) kopi di wilayah kelima origin: Arabika Kintamani Bali (IG pertama Indonesia, 5 Des 2008), Arabika Gayo (28 Apr 2010), Arabika Toraja (9 Okt 2013), Arabika Java Preanger (10 Sep 2013, sertifikat 2014), Arabika Hyang Argopuro (sertifikat 12 Jan 2022, G000105)

2008–2022

[Daftar IG yang dirangkum dari DJKI](https://en.wikipedia.org/wiki/Geographical_indications_in_Indonesia), dicek ulang ke DJKI saat review; [Bisnis.com, 12 Jan 2022](https://ekonomi.bisnis.com/read/20220112/9/1488497/kopi-arabika-hyang-argopuro-raih-sertifikat-ig-dari-kemenkumham)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-I15

Musim panen menurut USDA: robusta dataran rendah Mar–Mei, robusta dataran tinggi Jun–Agu, arabika Aceh Okt–Nov

musim 2026

USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-H01

Ceri merah arabika Gayo Rp28.000–31.000 per bambu (≈ Rp19.000–21.000/kg, perkiraan)

akhir Jan sampai awal Feb 2026

[beritamerdeka.net, 29 Jan 2026](https://beritamerdeka.net/news/harga-kopi-gelondong-merah-melambung-tembus-rp-31-ribu-bambu-membuat-petani-tersenyum-bahagia/index.html) (laporan berita); 1 bambu = 1,5 kg dari [ANTARA Aceh, 2023](https://aceh.antaranews.com/berita/329661/harga-kopi-arabica-gayo-naik-jadi-rp20-ribu-per-bambu-buah-merah)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H02

Ceri merah arabika Gayo setahun sebelumnya Rp15.000 per bambu (≈ Rp10.000/kg)

Feb 2025

[AJNN, 1 Feb 2025](https://www.ajnn.net/news/harga-kopi-arabika-gayo-menurun-di-tengah-lonjakan-harga-global/index.html)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H03

Ceri petik merah Kintamani Rp17.000–18.000/kg

Apr 2026

[Bali Post, 13 Apr 2026](https://www.balipost.com/news/2026/04/13/542481/Hujan-Berkepanjangan,Hasil-Panen-Petani...html)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H04

Biji hijau arabika asalan Gayo (kadar air 15%) sekitar Rp90.000/kg

Feb 2025

AJNN, 1 Feb 2025

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H05

Harga spot arabika di Medan Rp174.162/kg (Jan 2026: Rp203.476/kg)

Apr 2026

USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H06

Harga spot robusta di Lampung Rp66.661/kg

Apr 2026

USDA GAIN, Mei 2026

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H07

Robusta di tingkat petani di Lahat, Sumatera Selatan, Rp45.000–50.000/kg

Apr 2026

[Bisnis.com, 23 Apr 2026](https://ekonomi.bisnis.com/read/20260423/99/1968681/petani-kopi-sumsel-terimpit-harga-anjlok-dan-cuaca-ekstrem)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H08

Upah petik di Gayo Rp30.000–35.000 per kaleng (≈ Rp2.000–2.300 per kg ceri)

Nov 2024

LintasGayo, judul berita (halaman tidak bisa dibuka)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H09

Biji sangrai Flo Rp90.000–110.000 per 100 g

live

API toko

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H10

Single Dose Flo 13 g Rp15.000 per dosis

live (`prices["13"]`)

API toko

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H11

Biaya biji per cangkir jika menyeduh sendiri dengan 15 g biji Flo: Rp13.500–16.500

dihitung live

perkiraan dari D-H09

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H12

Menu kedai Flo: espresso Rp22.000; es kopi susu Rp23.000–28.000; manual brew Rp28.000–36.000

menu Okt 2026

Menu awal POS Flo, menunggu konfirmasi aji

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H13

Es kopi susu gerobak di Jakarta Rp8.000–15.000 per gelas

Agu 2025

[detikFood, 27 Agu 2025](https://food.detik.com/pengalaman-bersantap/d-8081978/cicip-5-es-kopi-susu-gerobakan-harga-rp-8-ribu-15-ribu-enak-mana)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-H14

Seri harga resmi di tingkat petani

diperbarui berkala

[Bappebti, Info Harga](https://infoharga.bappebti.go.id/harga_komoditi_petani?komoditi=K0006)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2026-11-10

D-S01

Syarat tumbuh arabika: 1.000–2.000 mdpl, 15–25 °C, hujan 1.250–2.500 mm per tahun, 1–3 bulan kering, pH tanah 5,5–6,5

2023

[BSIP Sumatera Utara, Kementan, GAP Kopi 2023](https://repository.pertanian.go.id/bitstreams/5f2d737f-37b9-4995-8e04-0ea188e1f238/download)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S02

Syarat tumbuh robusta: 100–600 mdpl, 21–24 °C

2023

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S03

Suhu rata-rata tahunan terbaik untuk arabika 18–21 °C. Di atas 23 °C buah matang terlalu cepat dan mutunya turun

2006

[DaMatta & Ramalho 2006, Braz J Plant Physiol](https://www.scielo.br/pdf/bjpp/v18n1/a06v18n1.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S04

Pohon naungan yang umum: lamtoro, gamal, dadap, sengon, kelapa, kasuari

2023

BSIP Sumatera Utara 2023

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S05

Dari bunga ke ceri matang: arabika 6–8 bulan, robusta 9–11 bulan

2006

[De Castro & Marraccini 2006](https://doi.org/10.1590/S1677-04202006000100013)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S06

Pohon mulai berbuah sekitar 3–4 tahun setelah tanam

Tahun sumber belum dipastikan

[National Coffee Association](https://www.aboutcoffee.org/origins/lifecycle-of-coffee/); [PROSEA, Coffea](https://uses.plantnet-project.org/en/Coffea_(PROSEA))

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S07

Tingkat kematangan: hijau tua (muda), kuning (setengah matang), merah (matang). Cara petik: selektif, setengah selektif, lelesan, racutan

2012

[Permentan 52/2012, Pedoman Pascapanen Kopi](https://jdih.pertanian.go.id/sources/files/Lampiran_Pascapanen_Kopi.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S08

Ceri sebaiknya diolah dalam 12 jam setelah dipetik

2012

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S09

Fermentasi washed 12–36 jam

2012

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S10

Ceri utuh (natural) dijemur 2–3 minggu

2012

sama

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S11

Giling basah: kopi labu dijemur 1–2 hari sampai kadar air sekitar 40%, dikupas dalam keadaan basah, lalu bijinya dijemur 3–5 hari

2012; 2005

Permentan 52/2012; [Ismayadi dkk. 2005, Pelita Perkebunan](https://doi.org/10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v21i2.20)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S12

Honey: lendir yang disisakan sekitar 20% (white), 50–60% (yellow), 75–80% (red), dan 100% (black)

2025

[Hu dkk. 2025, Food Chemistry: X](https://doi.org/10.1016/j.fochx.2025.102251). Satu studi; istilahnya berbeda antarprodusen

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S13

Anaerob: fermentasi tertutup umumnya 24–72 jam; belum ada protokol baku

2022; 2023

[da Silva Vale dkk. 2022](https://doi.org/10.3390/foods12010037); [Ferreira dkk. 2023](https://doi.org/10.1016/j.foodres.2023.112793)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S14

Kadar air akhir biji maksimal 12,5%

2008; 2012

SNI 01-2907-2008; Permentan 52/2012

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S15

Mutu SNI menurut nilai cacat per 300 g: Mutu 1 ≤ 11; Mutu 2 12–25; Mutu 3 26–44; Mutu 4a 45–60; Mutu 4b 61–80; Mutu 5 81–150; Mutu 6 151–225

2008

SNI 01-2907-2008, [dirangkum UKMIndonesia.id](https://ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/mutu-1-sampai-mutu-6-kopi-arti-angka-grade-menurut-standar-sni-biji-kopi); dicek ke teks BSN saat review

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S16

Grade specialty SCA: 0–5 cacat per 350 g biji

2024

[ICO, definisi specialty coffee, Nov 2024](https://ico.org/documents/cy2024-25/fgsc-3e-definitions-specialty-coffee.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S17

Rentang skor cupping SCA lama: 80–84,99 Very Good, 85–89,99 Excellent, 90–100 Outstanding. Form ini diganti Coffee Value Assessment sejak November 2024

2004; 2024

[SCA, Protocols & Best Practices](https://sca.coffee/research/protocols-best-practices); [Daily Coffee News, 5 Nov 2024](https://dailycoffeenews.com/2024/11/05/sca-officially-adopts-new-cupping-forms-and-standards/)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S18

Rendemen: 100 kg ceri arabika matang menjadi rata-rata 16,5 kg biji hijau (≈ 6 : 1). Robusta 21%

1985

[World Bank, Agro-Industry Profiles: Coffee](https://documents1.worldbank.org/curated/en/311271467993475518/pdf/FAU14.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S19

Fase pengeringan di mesin sangrai berakhir di sekitar 150 °C suhu biji; first crack di sekitar 196 °C. Angka probe berbeda antarmesin

2024; 2025

[Lindsey dkk. 2024, Sci Rep](https://doi.org/10.1038/s41598-024-80385-3); [Anokye-Bempah dkk. 2025, Sci Rep](https://doi.org/10.1038/s41598-025-06601-w)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S20

Susut bobot sangrai sekitar 12% (terang), 14–16% (sedang), dan 18–20% (gelap). ICO memakai faktor 1,19, setara susut sekitar 16%

2008; 2024

Lindsey dkk. 2024; [Bekedam dkk. 2008](https://doi.org/10.1021/jf800999a); [ICO, faktor konversi](https://ico.org/documents/Key%20documents/kd-conversion-factors-e.pdf)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S21

Biji sangrai menyimpan CO₂ 1–2% dari beratnya. Biji light roast utuh masih melepas gas setelah sebulan (pada 35 °C). 40–73% gas lepas dalam hitungan menit setelah digiling

2018

[Smrke dkk. 2018, J Agric Food Chem](https://doi.org/10.1021/acs.jafc.7b03310)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S22

Makin gelap sangrainya, makin pahit, dan rasa manis serta buahnya turun. Pengembangan lebih lama menurunkan keasaman. Sangrai tidak mengubah body

2020

[Münchow dkk. 2020, Beverages](https://doi.org/10.3390/beverages6020029)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S23

Golden Cup SCA: TDS 1,15–1,35%, ekstraksi 18–22%, rasio 55 g/L ± 10%, suhu air 92–96 °C

2020

[Batali dkk. 2020, Sci Rep](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73341-4); SCA, Protocols & Best Practices

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S24

Pada 87–93 °C, suhu seduh hampir tidak mengubah rasa jika kekuatan dan ekstraksinya sama. Kekuatan (TDS) paling berpengaruh

2020

Batali dkk. 2020

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S25

Waktu kontak menurut gilingan: halus 1–4 menit, drip 4–6 menit, kasar 6–8 menit

Tahun sumber belum dipastikan

SCA, Protocols & Best Practices

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S26

Air seduh ber-TDS 125–175 ppm, jangan di bawah 100 atau di atas 250 ppm

Tahun sumber belum dipastikan

SCA, Protocols & Best Practices

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S27

Kafein biji hijau: arabika sekitar 0,9–1,2% bobot kering, robusta sekitar 1,6–2,4% (1,5 sampai 2 kali arabika). Kafein relatif stabil dari sangrai terang ke gelap

2021; 2025

[Olechno dkk. 2021, Foods](https://doi.org/10.3390/foods10061208); [Ollennu-Chuasam dkk. 2025](https://doi.org/10.1021/acsfoodscitech.5c00066)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S28

Secangkir kopi filter (237 ml) berisi sekitar 134–165 mg kafein pada resep studi

2024

Lindsey dkk. 2024

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-S29

Rumus ekstraksi: EY = TDS × massa minuman ÷ dosis

2024

Lindsey dkk. 2024

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B01

Genus *Coffea* punya 130 spesies yang sudah dideskripsikan

2021

[Davis & Rakotonasolo 2021, Kew Bulletin](https://doi.org/10.1007/s12225-021-09952-5)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B02

60% spesies kopi liar terancam punah; arabika liar berstatus Endangered di Daftar Merah IUCN

2019

[Kew, 2019](https://www.kew.org/node/6636)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B03

Perdagangan bertumpu pada arabika (sekitar 60%) dan robusta (sekitar 40%); liberika dan excelsa sangat kecil. Sejak 2025 excelsa diusulkan sebagai spesies tersendiri, *C. dewevrei*

2019; 2025

Kew 2019; [Nature Plants 2025](https://doi.org/10.1038/s41477-025-02073-y)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B04

Arabika adalah hibrida alami *C. canephora* × *C. eugenioides* dengan 44 kromosom (induknya 22), terbentuk 350.000–610.000 tahun lalu

2024

[Salojärvi dkk. 2024, Nature Genetics](https://doi.org/10.1038/s41588-024-01695-w)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B05

Arabika liar tumbuh di dataran tinggi barat daya Etiopia, Boma Plateau (Sudan Selatan), dan Gunung Marsabit (Kenya), pada 950–1.950 m

2012

[Davis dkk. 2012, PLOS ONE](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0047981)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B06

Arabika menyerbuk sendiri (kurang dari 10% bunganya diserbuki silang). Robusta butuh serbuk dari tanaman lain, jadi ditanam sebagai klon

2000

PROSEA, Coffea

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B07

Budidaya kopi dimulai di Yaman pada abad ke-15 sampai ke-16

2024

Salojärvi dkk. 2024

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B08

Kiriman kopi pertama ke Jawa (1696) hilang karena gempa dan banjir; kiriman 1699 berhasil

1922

[Ukers 1922, All About Coffee](https://www.gutenberg.org/files/28500/28500-h/28500-h.htm); [World Coffee Research, Typica](https://varieties.worldcoffeeresearch.org/varieties/typica)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B09

Tanaman dari Jawa sampai di kebun raya Amsterdam pada 1706, lalu di Paris pada 1714. Garis Typica dunia berasal dari tanaman Jawa ini

1922; 2024

Ukers 1922; World Coffee Research; Salojärvi dkk. 2024

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B10

Kata *java* dalam bahasa Inggris berarti kopi sejak sekitar 1850 ("Java coffee" sejak 1787)

Tahun sumber belum dipastikan

[Online Etymology Dictionary](https://www.etymonline.com/word/java)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B11

Tanam Paksa 1830–1870: petani wajib menyerahkan seperlima sawah atau 66 hari kerja setahun, dan kopi salah satu tanaman utamanya

Tahun sumber belum dipastikan

[Britannica, Culture System](https://www.britannica.com/event/Culture-System)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B12

Karat daun hampir menghapus kopi di Asia pada 1890. Liberika masuk 1875 lalu ikut terserang; robusta masuk ke Jawa pada 1900 dari Kongo

2000

PROSEA, Coffea; [PROSEA, Coffea liberica](https://prosea.prota4u.org/view.aspx?id=608)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B13

Hibrido de Timor, persilangan alami robusta × arabika, ditemukan di Timor pada 1927 dan menjadi induk garis Catimor

2024

Salojärvi dkk. 2024

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B14

Silsilah varietas di kopi Flo (tabel 9.3)

Tahun sumber belum dipastikan

World Coffee Research; [Randriani & Dani 2018, IAARD](https://jatim.brmp.pertanian.go.id/informasi-publik/download/varietas-unggul-baru/deskripsi-varietas); Sweet Maria's dan Royal Coffee untuk P88 dan Ateng

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B15

Varietas anjuran Kementan (Permentan 49/2014): AB 3, USDA 762, S 795, Kartika 1 dan 2, Andungsari 1, Sigarar Utang, Gayo 1 dan 2, Andungsari 2K, serta klon robusta BP dan SA

2014

BSIP Sumatera Utara 2023

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-B16

Kopi luwak: studi pada 48 luwak di 16 kebun wisata di Bali menemukan semua kebun mendapat skor kesejahteraan rata-rata ≤ 2 dari 4, dan semua luwak tidak punya atau hanya sedikit akses ke air bersih

2016

[Carder dkk. 2016, Animal Welfare](https://doi.org/10.7120/09627286.25.2.199)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-F01

Produk, harga, stok, dan Single Dose

live

API toko (8.1)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-F02

Peta produk ke origin

snapshot 2 Okt 2026

`origins.json` (8.2), ditinjau aji

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-F03

Rentang 10 log sangrai Flo, batch 1,5 kg: suhu masuk 175–185 °C; titik balik pada 1:07–1:13 di 100–107 °C; kuning (sekitar 150 °C) pada 3:23–4:07; first crack pada 6:48–8:17 di 191–196 °C; biji turun pada 8:01–10:09 di 197–205 °C, atau 4–12 °C di atas first crack; pengembangan 1:13–2:09 (14–22% dari total waktu)

Jul–Sep 2026

`flo-data/artisan-logs`. Empat file lain di folder itu adalah contoh bawaan Artisan dari roastery lain dan tidak dipakai

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-F04

Profil sangrai per kopi: kopi Filter "light-medium", Jagong Jeget "light", blend Laras "medium (espresso)"

live

field `roastProfile` di API toko

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

D-F05

Kalimat resmi tentang sangrai dan pengiriman

2026

Aturan copy (8.8)

Buka rujukan ↗Dicatat dari PRD: 2026-10-06
DRAF

Tinjau ulang:
2027-10-06

Rumus yang digunakan

Biji hijau = ceri × rendemen × (1 − bagian sortir). Biji sangrai = biji hijau × (1 − susut). Cangkir = gram biji sangrai ÷ dosis.

Ekstraksi (EY) = TDS × massa minuman ÷ dosis. Air tertahan di ampas adalah asumsi model. Nilai tahap = berat × harga; hasil ini bukan laba atau biaya internal Flo.

Skor Mutu menggabungkan petik, proses, sortir, sangrai, dan seduh. Skor Cangkir = 60 + 0,3 × Skor Mutu; ini skor game, bukan cupping resmi.